Senin, 03 Maret 2014

tumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan


Kerusakan lingkungan merupakan permasalahan bagi kita semua. D i indonesia,kerusakan tingkat lingkungan dan degradasi lahan berjalan sangat cepat dan cenderung terus meningkat setiap tahunnya.
Kekayaan sumberdaya alam di indonesia sangat berlimpah untuk mendukung kegiatan pembangunan yang berkelanjutan berada dalam bahaya,sebagai dampak dari beberapa dekade ekploitasi sumberdaya yang dikelola secara kurang baik. Pengerusakan hutan oleh perusahaan-perusahaan tambang selalu saja meningkat,perkiraan tingkat pengundulan hutan mencapai 4 juta hektar pertahun (Kementrian Kehutanan,MP-RHL),termasuk di antara yang tertinggi di dunia.
Memang tak bosan selalu ada statemen,untuk mengatasi permasalahan tersebut dipandang perlu untuk mengelola sumberdaya alam dan lingkungan berkelanjutan yang dapat menyumbang potensi pertumbuhan jangka panjang.

ide yang baik berangkat dari keadaan demikian adalah sudah saatnya untuk menerapkan masyarakat sebagai pelaku utama.dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama ini kita mengharapkan tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
  

Minggu, 29 Desember 2013

Hak Rakyar Telah Terabaikan Demi Mensejahterakan Kapitalis Monopoli Asing




Investasi skala besar hanya menguntungkan dan mensejahterakan kapitalis monopoli asing dan bukan untuk mensejahterakan rakyat. Politik nasional indonesia yang terjajah dan menjadi pemerintah boneka imperialis pimpinan Amerika Serikat,telah menjadikan SBY-Budiono sebagai pintu bagi penindasan rakyat indonesia yang semakin brutal yang dilakukan oleh negri-negri imperialis agar bisa keluar dari badai krisis yang tengah menyerang negri-negri mereka.

Akibat nya ,berbagai kelompok masyarakat adat masih terus di gusur dari tanah leluhurnya untuk berbagai proyek pembangunan . Pemerintah masih terus memberi Hak Guna Usaha (HGU) , Kuasa Pertambangan , Konsensi Izin Kehutanan  (IUPHHK, IUPHHTI), dan Perluasa Kawasan Konservasi di wilayah-wilayah adat kepada para pemilik-pemilik modal tanpa FPIC (Free Prior Inform Concern) .di sisi lain , masyarakat adat juga menjadi korban dari krisis iklim,energi,ekonomi dan pangan yang terjadi secara global.


Kamis, 07 November 2013

kontradiksi kerusakan alam yang masih di pertanyakan

Siapa bilang rakyat itu hanya sebatas kaum menengah keatas,..?   semua yang berwujud manusia yang berdiam diri di atas bumi pertiwi ini semua memiliki hak untuk memperoleh penghidupan serta perlindungan ,baik itu perlindungan hukum maupun secara mental.

 Tapi ,semuanya seakan lupa akan hak-hak yang semestinya di dapat kan oleh mereka yang buta akan ilmu pengetahuan yang menjadikan kemiskinan  masih bertebaran di atas bumi pertiwi ini.   
           
 Kasihan ibu pertiwi menangis.
Tak hanya itu , bumi yang menjadi tempat manusia beraktifitas, bahkan kebutuhan seluruh  manusia bisa di penuhi  oleh buminya , tapi kita tetap lupa akan hak-hak yang semestinya dia dapat kan. Banyak bencana yang timbul akibat perbuatan manusia. Manusis di bumi ini diciptakan untuk menjadi penghuni  bumi  bersama mahluk lainya namun apa yang telah manusia perbuat di bumi ini banyak kerusakan di bumi akaibat ulah manusia contohnya membuang sampah akibatnya akan banjir. Tampa sadar sebenarnya ulah manusia merusak bumi berdampak pada kelangsungan hidup manusia sendiri bencana yang timbul akibat ulah manusia akan memakan korban jiwa manusia sendiri. Bencana alam merupakan salah satu peristiwa paling membahayakan dan mematikan yang dapat menimpa hidup manusia, dan lebih parahnya lagi bencana alam tidak selalu dapat diprediksi.
Berikut beberapa aktivitas manusia yang menjadi penyebab terjadinya bencana alam:
·         Kebakaran hutan diakibat dua faktor selain alam dikareanakan oleh kemarau panjang yang memicu kebakaran alam. Kebakaran hutan juga disebabkan ulah manusia yang melakukan aktivitas seperti pembukaan lahan dengan membakar hutan pada akhirnya terjadi polusi udara akibat kabut asap yang ditimbulkan sehingga banyak spesies binatang dan tumbuhan musnah.
·         Penggundulan hutan ini adalah akibat manusia yang melakukan aktivitas penebangan hutan secara liar tanpa izin atau illegal dengan tanpa melakukan reboisasi kembali pada hutan tersebut.
·         Penambangan adalah aktivitas manusia dalam menggali material alam yang berharga seperti bahan tambang besi,timah,emas dll. Penambangan secara liar tanpa perlakuan bijak akan memicu kerusakan alam juga.
·         Limbah industri adalah hasil pengolahan pabrik yang tidak berguna. Limbah ini merupakan pemicu juga dalam kerusakan alam karena limbah itu berupa racun yang akan memusnahkan hewan,tumbuhan dan manusia juga. Dan dipastikan keseimbangan alam juga terganggu.
·         Radiasi Nuklir adalah peristiwa pencemaran alam akibat meledak dan pecahnya partikel-partikel dari nuklir dari penyimpannya.
·         Gas buang hasil pembakaran manusia yang menyebabkan kerusakan lapisan atmosfer (global warming). Kerusakan lapisan tersebut lalu berdampak pada peningkatan jenis dan intensitas terjadinya topan dan badai serta anomali iklim global.
·         Pembangunan perumahan di lereng gunung tanpa mempertimbangkan kondisi, kemiringan dan kekuatan tanah.

Belum hilang ingatan kita mengenai bencana alam yang meluluhlantakkan bagian dari bumi pertiwi ini,gempa terjadi dimana-mana,banjir terjadi setiap saat,tsunami,dan berbagai macam lainnya. Pertanyaan besar yang muncul adalah benarkah ini sudah skenario Yang Maha Kuasa? Benarkah akan berlaku sunnatullawwalin sebagaimana sunnah yang telah berlaku pada zaman para Nabi Rasul terdahulu. Menghancurkan dengan sehancur hancurnya yang batal.


Selasa, 05 November 2013

banyak sisi pembangunan yang dapat kita banggakan..?


menurut ku bangsa ini masih dalam keadaan baik dan produktif untuk sebuah perbaikan, walaupun ada sebagian terdapat kekurangan di banyak sektor birokrasi, itu hal yang biasa dalam suatu negara yang dikenal dengan negara kepulauan.sehingga selalu adanya upaya untuk sebuah perbaikan yang secara berkala.

jiwa bangsa ini akan menangis di saat putra putri pertiwi yang hanya mampu memandang bangsa ini dari sisi kehancuran dan kerusakan,tetapi kita lupa betapa banyaknya negara-negara maju dan berkembang melakukan penelitian dan study banding ke tanah air ini petanda banyak hal yang bisa mereka contoh untuk sebuah perbaikan di tanah air nya.

hanya saja manusia bangsa ini sudah semakin di kuasai oleh penyakit '' sms ''( senang melihat orang susah / susah melihat orang senang ). tapi cobalah melihat beberapa sisi dan saling mengisi satu sama lain agar timbulnya jiwa-jiwa kepedulian itu, dan tumbuh subur di tengah generasi bangsa ini,.

 statemen-statemen yang selama ini di pandang kritis, dan mampu di jadikan referensi dalam sebuah perdebatan yang percaya akan keteguhannya,ternyata dikit demi sedikat juga terkombinasi oleh virus yang mencemarkan hati itu,. ini merupakan adanya gejala pertumbuhan jiwa-jiwa kapitalis di tengah bangsa ini, yang akan menggulingkan kemurnian tradisi dan budaya kepedulian bangsa ini menjadi lepas tangan akan segala hal, sehingga tangan-tangan materialistis semakin merajalela,.

bangsa yang demikian yang akan kita temui dan hanya tinggal beberapa hasta di depan mata,....

Minggu, 03 November 2013

semangat saja tak cukup


       Menggepal erat penuh semangat yang mencucurkan keringat demi memikirkan dan kepedulian akan sesuatu yang harus di jalankan ternyata itu semua tak cukup, usaha ini butuh proses penyesuaian serta perlu penanaman kemampuan secara berkesinambungan,jangan pernah berhenti untuk senantiasa berbuat dan melakukan sesuatu yang dapat memancing pola pemikiran dan pola tindakan ,bagaimana di setiap gerakan kita dapat bertindak semaksimal mungkin,.......

seluruh generasi butuh modal ilmu yang harus selalu di perhatikan tanpa melupakan tugas tanggung jawab besar di depan mata, ilmu dan pengalaman sudah seharus nya dimanfaatkan agar kelansungan bumi ini dapat terjaga dan lestari di setiap masanya.......

Jumat, 13 September 2013

jangan tertipu dengan popularitas



   Bangga akan penguasa yang zalim .......! ungkapan demikian tak lagi asing di  telinga ini.
Bangsa ini sudah tertipu  akan kulit dan lupa kepada  isi yang jauh lebih manis yang tak dapat dia nikmati. Yang lebih membangga-banggakan pemimpinnya ,bahkan telah membuat tolak ukur sendiri bagaimana populeritas dari pemimpin-pemimpin bangsa lain terhadap  kepemimpinan bangsa nya sendiri.  Di zaman  edan yang sekarang ,untuk memimpin bangsa yang penuh dengan tanggung jawab berat ini bisa hanya bermodal kan populeritas, misalnya berpostur tubuh model,berparas tampan,cool, .dan terpenting  yang laki-laki memiliki tampang yang dapat menarik perhatiaan para wanita. Lalu akan terpilihlah menjadi pemimpin negri ini.
Apakah ini yang di butuh kan rakyat yang berada di daerah-daerah perbatasan ?,apakah ini yang di butuhkan rakyat papua yang setiap saat kekayaan negrinya di rampas oleh pihak-pihak asing yang senantiasa membodohi warganya.?
Saya rasa Bangsa ini harus mencoba  merubah pola pikir yang kesemuanya itu hanya penuh dengan  kebohogan belaka , dengan pola pemikiran yang lebih memikirkan bagaimana  pemimpin melihat bangsa ini 4 sampai 8 tahun yang akan datang.
Jeritan anak-anak yatim yang tak makan ntah telah berapa hari.  tangisan histeris janda tua yang rumah kediamannya di bakar habis dan di biarkan hidup lepas di jalanan,pengusaha amatiran tak lagi bisa makan karna mahalnya bahan baku untuk usahanya , masyarakat desa yang semestinya di identik dengan kesejuan udara pagi,tapi sekarang hanyalah bernafaskan dengan udara yang berkabut kelam dari cerobong-cerobong mesin yang bersuara gemuruh, bayi-bayi yang baru 4 hari sudah di biasakan untuk meminum air yang mengandung logam berbahaya  yang berasal dari air sungai tercemar oleh limbah-limbah pabrik yang di keluarkan Amdalnya oleh pemeritah negri ini . kapal besar yang berisikan generasi-generasi besar bangsa tak lagi  pernah direnungkan  kemana dan bagaimana arah laju kapal besar mereka akan di kemudikan.
Pernah kah hal yang demikian terpikirkan oleh bangsa ini untuk memilih seorang calon pemimpin besar bangsa ini, bukannya bangsa ini hanya telah di bodohi oleh  isu politik partai dan hanya seputar ekonomi perdagingan semata.
Pernah  ada di negri ini , seorang pemimpin  yang menolak akan nasehat rakyat ,bahkan rakyat akan hilang bagai di telan bumi di saat mencoba menyampaikan nasehat kepada pemimpinnya,demokrasi di tekan  habis-habisan sampai tak berkutik sama sekali ,namun yang terjadi  pemimpin demikian hanyalah tinggal sejarah semata ,.Lalu bagaimana dengan kita rakyat biasa, yang tidak memiliki kekuasaan yang tak mampu berbuat banyak,tetapi mempunyai harapan besar terhadap bangsa ini.



mekah tempat kelahiran muhammad